Akibat Dari Ketidakjujuran Atau Selalu Berbohong

15 Akibat Dari Ketidakjujuran Atau Selalu Berbohong, No 5 Wow Banget

riniisparwati.com – Akibat dari ketidakjujuran. Ketidakjujuran atau selalu berbohong adalah contoh sikap atau perilaku tidak terpuji yang harus dihindari dalam kehidupan keluarga, sekolah, masyarakat dan berbangsa serta bernegara. Termasuk juga bagi seorang wirausaha.

Pengertian jujur adalah mengungkapkan sesuatu sesuai dengan kenyataan yang ada.

Sebaliknya, ketidakjujuran adalah perilaku seseorang yang mengungkapkan sesuatu berkebalikan dari kenyataan yang ada.

Ketidakjujuran tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi bisa juga merugikan orang lain.

Oleh karena itu, sikap ini harus kita hindari.

Dampak dari perilaku tidak jujur sangat luas.

Beberapa dampak negatif dari ketidakjujuran di antaranya sebagai berikut:

Akibat Dari Ketidakjujuran Secara Umum

Akibat sering berbohong, berbuat tidak jujur, yaitu:

1. Ketidakjujuran membuat seseorang tidak dipercaya lagi oleh orang lain

Sekali orang berbohong, ke depannya makin sulit untuk dipercaya orang lain.

Meskipun seumur hidup, seseorang selalu berkata jujur, namun sekali dia berbohong, bisa membuat seumur hidupnya kurang dipercaya orang lain.

Oleh karena itu, dampak dari ketidakjujuran itu sangat besar.

Sekali berbohong saja, menjadikan seseorang kurang dipercaya, apalagi jika dia selalu berbohong dalam bersikap dan bertutur kata.

2. Dijauhi orang orang

Orang yang berbuat ketidakjujuran, kurang disukai oleh orang lain.

Karena omongan dan tindakannya tidak dapat dipercaya.

Karena tidak disukai orang, orang-orang pun akan menjauhinya.

Orang tidak akan berani terlalu dekat dengan orang yang sering berbohong.

Takut kena tipu olehnya.

Atau dibohongi.

3. Menjadikan hati tidak tenang

Akibat dari ketidakjujuran selanjutnya adalah membuat hati jadi tidak tenang.

Hati akan selalu was-was karena sudah berbohong kepada orang lain.

Dia khawatir kalau kebohongannya suatu saat akan terungkap.

Jika terungkap, orang-orang akan membenci dan menjauhinya.

Oleh karena itu, jika ingin hidup tenang, maka bersikaplah dengan jujur.

4. Gampang terkena penyakit

Orang yang banyak berbohong, maka makin banyak perasaan tidak tenang di hatinya.

Karena hati yang tidak tenang, menjadikannya mudah tertekan dan bisa menyebabkan stress.

Akibatnya menjadi penyakit.

Penyakit sendiri bisa diakibatkan dari pikiran.

5. Ketidakjujuran merembet ke kebohongan yang lain

Suatu kebohongan biasanya akan menyebabkan kebohongan lain, untuk menutupi kebohongan sebelumnya.

Orang yang senang berbohong, juga cenderung melakukan kebohongan berikutnya.

Penyakit hati ini bisa diatasi dengan tekad kuat dari si pelaku untuk menghentikannya.

Jika tidak ada tekad dari pelaku, maka bisa membuatnya menjadi semakin terpuruk dalam perilaku ketidakjujuran.

6. Kehilangan jati dirinya

Akibat dari ketidakjujuran, juga bisa berdampak ke jati diri seseorang.

Orang yang suka berbobohong, cenderung lebih memikirkan pemikiran orang lain terhadapnya.

Dia akan terbawa arus dari perkataan orang lain, meskipun harus berbohong.

Kata hatinya dikalahkan oleh perkataan orang lain.

7. Mendatangkan keburukan untuk orang lain

Ketidakjujuran bisa membuat orang lain mendapatkan hal buruk.

Misalkan, saat menjadi saksi di pengadilan.

Jika si saksi tadi berbuat tidak jujur, maka bisa membuat orang yang tidak bersalah menjadi bersalah, atau sebaliknya.

Demikian juga saat hakim tidak jujur, dia bisa membuat orang yang tidak salah menjadi bersalah dan sebaliknya.

Akibatnya keadilan tidak bisa ditegakkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

8. Mendatangkan siksa di neraka

Bagi orang beragama, terutama beragama Islam, kejujuran adalah salah satu sifat yang dicontohkan Rasul.

Sedangkan kebohongan adalah perbuatan dosa.

Orang yang berbohong, akan mendapatkan dosa dan mendapatkan siksa di neraka nantinya.

Akibat Dari Ketidakjujuran Di Lingkungan Keluarga

Dalam kehidupan keluarga, kejujuran juga sangat diperlukan.

Akibat dari ketidakjujuran di lingkungan keluarga di antaranya:

1. Membuat perpecahan di keluarga

Saat suami istri tidak jujur, misalkan dalam hal keuangan, bisa membuat hubungan keluarga jadi retak dan berujung kepada perpisahan.

Kejujuran setiap anggota keluarga diperlukan agar keutuhan rumah tangga tetap terjaga.

Anggota keluarga akan saling curiga jika tidak ada kejujuran.

2. Mendidik anak menjadi tidak jujur

Sikap kedua orang tua cenderung ditiru oleh anak.

Jika orang tua sering tidak jujur, maka anak juga bisa menirunya.

Ini akan menjadi pendidikan yang buruk bagi anak.

Akibat dari Ketidakjujuran di Lingkungan Sekolah

Berbuat jujur di sekolah harus dilakukan karena sekolah adalah menjadi tempat pendidikan bagi anak.

Akibat dari ketidak jujuran di sekolah di antaranya:

1. Tidak mendapatkan ilmu yang sebenarnya

Saat seorang murid mencontek di kala ujian, mungkin dia akan mendapatkan nilai yang bagus.

Dari nilai, kelihatannya murid tersebut pintar, ilmunya mumpuni.

Namun, akibat dari kebohongan, sebenarnya murid tersebut tidak memiliki ilmu yang sebenarnya.

Nilai tersebut berbanding terbalik dengan keadaan aslinya.

2. Membuat siswa tidak percaya diri

Siswa yang sering mencontek, menjadi tidak percaya diri saat mengerjakan ujian.

Dia jadi ketagihan dan merasa tidak percaya diri jika harus mengerjakan soal sendiri.

Baca juga: Cara menghemat energi.

Akibat dari Ketidakjujuran bagi Seorang Wirausaha

Bagi seorang pengusaha, ketidakjujuran adalah ruhnya.

Jika berbohong, akibatnya:

1. Produknya tidak dipercaya lagi oleh pelanggan

Jika wirausahawan menawarkan produk yang tidak sesuai dengan iklannya, atau menawarkan produk palsu, makan konsumen akan kapok.

Ujung-ujungnya produk menjadi tidak laku dan dia mengalami kerugian.

2. Dijauhi rekan bisnisnya

Menjadi wirausahawan juga butuh rekan.

Entah itu rekan dalam hal stok bahan baku, pemasaran, atau bidang lainnya.

Jika kepada rekannya tidak jujur, dia akan dijauhi rekannya.

3. Tidak dipercaya oleh investor

Investor akan melihat wirausahawan yang jujur agar uang yang dia tanamkan aman.

Demikian juga yang mau meminjamkan uang, pasti akan meminjamkan uang yang selama ini riwayatnya lancar, gak pernah macet kreditnya.

Jika ada cela, maka investor dan pemberi pinjaman, tidak akan memberikan dananya.

Nah, kurang lebih itulah beragam akibat dari ketidakjujuran yang akan menimpa kita saat kita sering berbohong. Baca juga: Pengaruh Negatif Iptek.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *