Syarat Masuk Fakultas Kedokteran Di UI, UGM, UNSRI, UNPAD, UNHAS Di Indonesia

Inilah Syarat Masuk Fakultas Kedokteran Di Berbagai Universitas

riniisparwati.com – Syarat Masuk Fakultas Kedokteran. Menjadi dokter mungkin menjadi impian terbesar bagi sebagian orang sehingga saat memilih jurusan kuliah, dia memimilih jurusan kedokteran di berbagi universitas ternama macam UI, UGM, UNPAD, UNDIP, dan sebagainya. Termasuk adik saya, alhamdulillah masuk ke Fakultas Kedokteran UNDIP dengan biaya kuliah gratis hasil beasiswa dari pemerintah.

Perjuangan untuk menjadi seorang dokter sendiri bukan perjuangan mudah, namun sangat sulit dan lama.

Selain syarat masuk fakultas kedokteran yang lebih berat dibandingkan masuk ke jurusan kuliah di fakultas lain, kamu juga mesti mempersiapkan biaya besar, terutama saat kuliah kedokteran di Universitas Swasta.

Namun, jika kamu kuliah kedokteran di kampus negeri seperti adik saya di Universitas Diponegoro Semarang, kamu bisa dapatkan beasiswa dari pemerintah dan bisa kuliah gratis di sana, benar-benar gratis.

Saya cerita ini karena dari pengalaman adik saya, yang berjuang mengikuti seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi selepas lulus SMA, pilih jurusan kedokteran, dan diterima di FK UNDIP.

Biaya Kuliah Kedokteran Gratis Dengan Bidikmisi

Alhamdulillah perhatian pemerintah dalam dunia pendidikan di Indonesia cukup tinggi sehingga adik saya pun bisa menggapai cita-citanya untuk menjadi seorang dokter.

Dari tingkat SMP, adik saya sekolah gratis karena dapat beasiswa di sekolahnya.

SMP masuk ke Pondok Pesantren An Nahdhah Pondok Petir Depok, lalu saat SMA diterima di SMA Insan Cendekia Serpong, masuk jurusan IPA.

Selepas lulus dari SMA IC Serpong Tangerang, adik saya pun ikut SBMPTN lalu memilih Fakultas Kedokteran UI dan Fakultas Kedokteran UNPAD kalau gak salah.

Saat pengumuman tiba, alhamdulillah, dia diterima di Fakultas Kedokteran UNPAD, sangat bersyukur meskipun itu bukan pilihan utamanya.

Dan lebih bersyukur lagi, karena adik saya berhasil masuk dengan jalur BIDIKMISI dari pemerintah.

Setelah mengurus persyaratan BIDIKMISI, adik saya pun bisa kuliah kedokteran gratis di UNPAD.

Tahun 2018 lalu sudah wisuda sarjana kedokteran, dan saat saya menulis ini, dia sedang menjalani Koas atau pendidikan profesi dokter dengan lama waktu sekitar 2 tahun.

So buat kamu yang berasal dari keluarga kurang mampu dan ingin menjadi dokter, tak perlu khawatir soal biaya.

Jika kamu masuk kampus negeri dan dapat beasiswa Bidikmisi, kamu bisa kuliah kedokteran gratis.

Syarat Masuk Fakultas Kedokteran Di Universitas Negeri dan Swasta

Buat kamu yang mau masuk fakultas kedokteran baik di UI, UGM, UNPAD, UNHAS, UNSRI, UNILA, UNS, Universitas Brawijaya, UNSOED, UNAND, UDAYANA, dan kampus negeri lainnya, persiapkan benar-benar syarat yang dibutuhkan untuk masuk fakultas kedokteran.

Berikut ini syarat masuk fakultas kedokteran secara umum:

1. Lulus tes masuk fakultas kedokteran lewat berbagai jalur yang ada

Apakah masuk kedokteran itu harus pintar?

Tentu saja, karena saingan untuk masuk fakultas kedokteran negeri memang jauh lebih berat dibandingkan masuk fakultas lain.

Saat kamu mau masuk kuliah, maka biasanya ada tes masuknya, baik di kampus negeri maupun kampus swasta.

Termasuk saat mau masuk fakultas kedokteran di Universitas mana saja, baik negeri maupun swasta, maka biasanya ada ujian masuknya.

Berbagai jalur masuk kuliah kedokteran di antaranya ada:

  • Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
  • Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
  • Ujian Mandiri di Universitas

Adapun mengenai nilai minimal masuk fakultas kedokteran, tentu saja tidak sama antara kampus satu dengan kampus lain.

Untuk universitas ternama semacam UI, UGM, UNPAD dan lainnya, tentu nilai minimalnya lebih tinggi dibnadingkan dengan universitas lain.

Silakan perbanyak soal latihan tes kedokteran agar kamu bisa masuk ke jurusan kuliah favoritmu

2. Belajar soal tes masuk fakultas kedokteran

Salah satu cara terbaik agar bisa lulus ke fakultas kedokteran adalah dengan banyak belajar.

Jika kamu mengikuti SBMPTN, tes masuknya biasanya terdiri atas:

  • Pendafar IPA: Kemampuan IPA terdiri dari Matematika IPA, Fisika, Kimia, Biologi
  • Pendaftar IPA dan IPS: Kemampuan Dasar terdiri dari Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris
  • Pendaftar IPS: Kemampuan IPS terdiri dari Ekonomi, Sejarah, Geografi, Sosiologi

Untuk anak IPA yang mau masuk fakultas kedokteran, ujian yang diikuti adalah Kemampuan IPA dan Kemampuan Dasar.

Sementara untuk anak IPS dan SMK yang mau masuk fakultas kedokteran, lebih banyak lagi materi tes ujian yang harus dikerjakan: Kemampuan IPA, Kemampuan Dasar, dan Kemampuan IPS.

Jika masuk lewat jalur ujian mandiri seperti SIMAK UI misalkan, mungkin juga ada persyaratan tambahan seperti membuat essai.

Silakan belajar dengan rajin dan jangan lupa berdoa agar bisa masuk ke fakultas kedokteran favorit kamu.

3. Harus pintar dan menguasai pelajaran biologi, kimia, matematika hingga fisika

Keempat materi pelajaran dasar di atas selalu dipakai dalam bidang kedokteran sehingga kamu pun perlu matang di sana.

Ilmu biologi sangat dibutuhkan, misalnya dalam memahami anatomi tubuh, sistem yang berjalan pada tubuh, baik manusia maupun hewan (jika kamu mau kuliah kedokteran hewan).

Dalam dunia perobatan, materi pelajaran kimia menjadi salah satu penunjangnya.

Sementara hal teknis lainnya terkait dunia kedokteran juga didukung oleh matematika dan fisika.

4. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik

Dokter selain harus banyak praktik juga perlu memperdalam pengetahuannya dengan banyak membaca. Banyak artikel kedokteran dalam Bahasa Inggris yang menerangkan kondisi terkini seputar penyakit dan kesehatan, hasil penelitian para ahli.

Oleh karena itu, kemampuan berbahasa Inggris minimal kemampuan reading, menjadi syarat penting jika kamu mau masuk kedokteran.

Materi pelajaran kedokteran juga banyak yang menggunakan bahasa inggris sehingga kamu pun dituntut untuk paham akan Bahasa Inggris.

5. Mahasiswa kedokteran harus memiliki kemampuan berpikir secara sistematis

Dalam mendeteksi suatu penyakit, seorang dokter harus bisa berpikir secara sistematis. Dia harus bisa menilai, dari gejala yang ada, penyakit apa yang diderita pasien.

Seorang mahasiswa kedokteran harus bisa berpikir dari hal yang terkecil lalu disambungkan ke yang lebih luas.

Kemampuan sistematis juga akan membantu seorang dokter memahami anatomi manusia secara keseluruhan, cara kerja organ tubuh, dan bagaimana mereka membentuk suatu sistem sehingga apa yang ada di tubuh manusia berjalan normal.

Itulah beberapa skill, pengetahuan, dan syarat yang dibutuhkan jika kamu mau masuk ke sekolah kedokteran atau mau kuliah di fakultas kedokteran.

Untuk syarat pendaftaran fakultas kedokteran sendiri, biasanya berbeda-beda antara UGM, UI, UNPAD, UNDIP, UNSOED, UNHAS, UDAYANA, UNAND, UNBRAW, UNAIR, dan sebagainya.

Ada yang mensyaratkan TOEFL, ada yang mensyaratkan harus dari Jurusan IPA misalkan, jurusan IPS dan SMK tidak bisa, dan persyaratan lainnya.

Oleh karena itu silakan cek syarat masuk fakultas kedokteran di tiap-tiap universitas yang ada.

Biaya Fakultas Kedokteran Mahal Di Universitas Swasta

Biaya kuliah kedokteran di kampus swasta jauh banget dengan di kampus negeri. Jika kamu kuliah di kampus negeri seperti adik saya, bisa dapat Bidikmisi dan kulihnya benar-benar gratis.

Namun, untuk kuliah di kampus swasta, biasanya yang dinilai pertama kali adalah kemampuan membayar biaya pendaftaran ratusan juta rupiah plus SPPnya.

Dari pengalaman beberapa orang, meskipun dia sebenarnya secara otak mumpuni, tapi karena gak mampu membayar uang sejumlah yang ditentukan, ia tidak diterima di Fakultas Kedokteran kampus swasta tadi.

Kalah dengan yang otaknya pas-pasan tapi punya duit lebih besar.

Ini dari pengalaman seseorang di watpadd, dan beberapa kisah lainnya saat mereka mendaftar di kampus swasta jurusan kedokteran.

Biaya kuliah di fakultas kedokteran bisa menghabiskan 100jutaan per semesternya untuk SPP, dan di awal masuk sudah harus bayar biaya masuk ratusan juta juga.

Wajar jika orang-orang kaya lebih mudah untuk masuk ke fakultas kedokteran di Indonesia.

Jurusan Kedokteran Gigi

Selain dokter umum dan dokter hewan, kamu juga gak boleh melupakan bahwa ada juga jurusan dokter gigi.

Jadi gak harus terpaku harus mengambil jurusan kedokteran umum atau dokter hewan.

Saat mendaftar SBMPTN misalkan, kamu bisa menjadikan jurusan dokter gigi sebagai pilihan pertama atau keduamu.

Jurusan dokter gigi juga termasuk banyak peminatnya, dan jika kamu kuliah di Pergurutan Tinggi Negeri, bisa dapat biaya UKT yang murah.

Apalagi dapat beasiswa Bidikmisi, gratis deh biaya kuliahnya.

Jangan pernah menyerah dalam menggapai cita-cita. Ada banyak jalan menuju ROMA.

Lama Pendidikan Dokter, Kamu Harus Sabar

Adik saya tidak sampai 4 tahun, sudah wisuda Sarjana Kedokteran. Namun setelah wisuda kedokteran tidak bisa langsung jadi dokter.

Masih ada tahapan-tahapan lain yang harus dilalui sebelum bisa membuka praktik sendiri.

Beberapa tahapan menjadi seorang dokter sebagai berikut:

  1. kuliah S1 Sarjana Kedokteran, setelah itu wisuda (waktu kuliah kurang lebih 4 tahun, bisa kurang dikit bisa lebih banyak hehehe).
  2. Setelah wisuda sarjana kedokteran, harus kuliah profesi kedokteran atau Koas, kurang lebih 2 tahun, bisa 1,5 tahun.
  3. Total, sekitar 5,5-6 tahun barulah bisa jadi dokter tapi belum bisa praktik sendiri.
  4. Setelah itu ujian profesi (UKDI) agar nanti mendapat STR atau Surat Tanda Registrasi.
  5. Internship, setelah ini bebas deh mau buka praktik kedokteran.

Gimana, cukup lama bukan proses menjadi seorang dokter?

Belum biayanya yang mahal jika kuliah di kampus swasta.

Makanya kalau ada dokter yang mengenakan tarif mahal, mungkin itu kompensasi dia buat balik modal selama kuliah hehehe.

Apalagi kalau lanjut ke pendidikan dokter spesialis, makin mahal biaya kuliahnya.

Sebelum menjadi dokter, kamu sudah diuji dengan proses yang begitu lama dari kuliah, pendidikan profesi sampai mendapatkan sertifikat.

Syarat masuk kedokteran memang harus sabar.

Kesimpulan

Menjadi seorang dokter adalah tugas mulia nan berat, bisa menyangkut nyawa manusia. Oleh karena itu diperlukan kualifikasi yang memadai.

Dokter harus memiliki kemampuan, kesabaran, dan juga etos kerja yang tinggi.

Dokter harus sabar dalam menjalani proses untuk dapat menjadi seorang dokter.

Itulah beberapa syarat masuk fakultas kedokteran dan biaya serta lama kuliah yang harus kamu tahu. Baca juga: Daftar Salon Kecantikan di Lampung.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *