nama nama bandara di lampung

3 Nama Bandara Di Lampung, 1 Akan Jadi Kelas Internasional

riniisparwati.com – Nama nama bandara di Lampung. Ada berapa sih jumlah bandara di Lampung? Adakah bandar udara di Lampung Utara atau Kotabumi atau Way Kanan? Lalu, kapan bandara tersebut akan menjadi bandara internasional dan embarkasi haji? Adakah bandara di Lampung Barat?

Bandara di Lampung merupakan salah satu fasilitas transportasi terpenting selain Pelabuhan Bakauheni di Lampung.

Meskipun bandara di Lampung mungkin tidak masuk 10 bandara terbesar di indonesia namun perkembangan bandara di Lampung ini kini makin membanggakan.

Bagaimana tidak, dari bandara yang dulunya sangat crowded, amburadul, kumuh, sangat tidak layak untuk disebut jadi bandara, dan selalu terjadi kemacetan di tempat parkir, kini penataan bandara Lampung jauh lebih rapi, fasilitas makin lengkap, dan makin ramah buat pengunjung.

Lantai makin mengkilap dan bersih, ruang tunggu yang makin nyaman, tempat parkir luas dan teratur, transportasi dari dan menuju bandara pun makin mudah.

Bahkan beberapa waktu yang lalu sudah ada bus Trans Lampung dengan rute Krui Pesisir Barat – Bandara Radin Inten II Lampung yang beroperasi satu kali sehari.

Yang jelas, keberadaan Bandara Lampung kini sudah jauh berbeda dan sudah makin banyak juga jadwal penerbangan bandara lampung.

Sudah banyak pesawat langsung dari Lampung seperti Lampung Jogja, Lampung Bandung, Lampung Surabaya, Lampung Jambi, Lampung Bengkulu, dan tujuan lainnya.

Dan tidak lama lagi, kita bisa menyebut Bandara Lampung sebagai Bandara Internasional Lampung. Yuk, kita sama-sama berdoa biar perkembangan bandara Lampung ini makin maju ya.

Ada Berapa Bandara di Lampung? Ini Dia Nama-nama Bandara di Lampung

Berbeda dengan nama Bandara di Palembang dan kota lain, nama bandara di Lampung pun menggunakan nama pahlawan sebagai nama Bandara.

Di tempat suami saya, Purbalingga, Bandara yang sedang dibangun di sana pun menggunakan nama pahlawan setempat, yaitu Jenderal Sudirman, sehingga nama bandaranya Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga yang direncanakan akan selesai dan bisa digunakan pada tahun 2019 nanti.

Nama-nama bandara di Indonesia memang menggunakan nama pahlawan sebagai nama bandara.

Kita tentu sudah mengenal bandar udara Gatot Subroto, bandar udara Sultan Thaha Syaifuddin, bandara adisucipto yang merupakan bandara yang menggunakan nama pahlawan sebagai nama resmi.

Nah, lalu apa saja nama bandara di Lampung?

Yap, ada tiga nama bandara di Lampung yang sudah kita kenal selama ini, satu bandara ada di Lampung Selatan, satu Bandara ada di Way Kanan dekat dengan Sumatera Selatan, dan satu lagi ada di Pesisir Barat (dulunya bandara di Lampung Barat).

Di Natar Lampung Selatan, ada Bandara Radin Inten II Lampung, yang biasa disingkat Branti, dan kita pun lebih akrab dengan Branti.

Di Way Kanan, ada Bandar Udara Gatot Subroto Lampung, yang sedang diusahakan untuk menjadi bandara komersil.

Sedangkan di Pesisir Barat, ada bandar udara Pekon Serai, yang kini bernama Bandara Muhammad Taufik Kiemas Pesisir Barat Lampung.

1. Bandar Udara Radin Inten II Lampung, nama bandara di Lampung yang paling tenar dan akan menjadi bandara internasional

Bandar udara terbesar di Lampung yang saat ini diproyeksikan sebagai bandara udara internasional adalah Bandar Udara Radin Inten II atau biasa disebut Branti.

Alamat Bandara Radin Inten II Lampung terletak di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Lokasi Bandara Radin Inten II Lampung berjarak sekitar 20 km dari pusat kota Bandar Lampung.

Untuk menuju Bandara Lampung ini, dari kota Bandar Lampung, anda bisa menggunakan transportasi umum berupa bus Trans Lampung, naik angkot, atau naik taksi online dan ojek online Gojek dan Grab.

Tarif Trans Lampung dari Bandar Lampung ke Bandara dan sebaliknya cuma 25 ribu rupiah, sedangkan kalau naik angkot dari Terminal Rajabasa, paling kena biaya 6-10 ribu rupiah, tergantung sopir angkotnya.

Oh ya, kabar bahwa Bandara Lampung ini akan menjadi bandara internasionl Lampung sepertinya memang sudah dekat, sesuai dengan pidato dari Gubernur Lampung, apalagi ruang tunggu internasional juga sudah disediakan.

Jadi bangga dong, nama Bandara Lampung akan masuk ke dalam daftar nama bandara internasional di dunia.

Semakin ramai bandara di Lampung, maka akan makin maju perekonomian, dan investasi pun akan tumbuh dengan baik.

Sektor pariwisata Lampung akan makin maju, seiring mudahnya akses menuju berbagai tempat wisata di Bandar Lampung, apalagi kalau Bandara Pekon Serai di Krui Pesisir Barat sudah ramai juga.

Jadwal penerbangan Bandar Lampung pun makin banyak dan kita makin mudah saat akan bepergian ke daerah lain dari berbagai pulau.

Tidak cuma menjadi bandara internasional, makanan di Bandara Raden Intan juga makin beragam dengan makin ramainya penumpang pesawat

Pilihan makanan yang ada di bandara raden intan makin banyak, dengan harga yang tentunya lebih murah dibandingkan dengan makanan di Bandara Soekarno Hatta.

Fasilitas perbankan disediakan di bandara raden intan.

Di ruang tunggu sudah disediakan tempat bermain anak, dan banyak juga tempat makan di ruang tunggu bandara, bisa pesan kopi panas dengan harga 15 ribu rupiah, atau kopi botolan dingin seharga 10 ribu rupiah, beli popmie, nasi, kue, roti, dan kuliner di bandara raden intan Lampung lainnya.

Pintu masuk Bandara Raden Intan makin lancar, gak semacet dulu.

Untuk yang mau menitipkan kendaraan pribadi di bandara, parkir inap bandara Radin Inten juga tersedia dengan tarif sekitar 100 ribu per 24 jam untuk mobil dan sekitar 25 ribu per 24 jam untuk motor.

Tarif ini tentu bisa berubah sewaktu-waktu.

Nah, kalau bandara Radin Inten Lampung makin ramai, makin besar, imbasnya pun nantinya ke lapangan pekerjaan yang makin luas, banyak lowongan kerja di bandara Raden Intan Lampung.

2. Bandara di Lampung Barat yang kini masuk Pesisir Barat, namanya Bandara Muhammad Taufik Kiemas Pekon Serai Krui

Nama bandara di Lampung selanjutnya adalah Bandara Taufik Kiemas yang berada di Pesisir Barat, memiliki kode bandara di indonesia yang berbeda dengan Branti.

Bandara ini dulunya masuk ke Bandara Lampung Barat, saat Krui masih masuk ke wilayah Lampung Barat.

Setelah memisahkan diri dan menjadi kabupaten sendiri, kabupaten Pesisir Barat, bandara di Lampung ini pun masuk ke wilayah Pesisir Barat.

Bandar Udara Pekon Serai di Pesisir Barat sudah memiliki nama resmi Bandara Muhammad Taufik Kiemas, mendiang suami Megawati Sukarno Putri.

Bandara ini masih kecil, hanya melayani penerbangan tertentu, belum begitu komersial.

Lama penerbangan dari Branti ke Pekon Serai sekitar 30 menit, kalau naik darat waktu tempuhnya sekitar 7 jam.

3. Bandar Udara Gatot Subroto Lampung di Way Kanan

Bandar Udara Gatot Subroto Lampung terletak di Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Indonesia.

Bandara ini merupakan bandara milik dari TNI AD yang sedang diusahakan oleh Pemkab Way Kanan agar menjadi bandar udara komersil dan melayani penerbangan luar Provinsi.

Bandara Gatot Subroto Way Kanan disebutkan memiliki landasan pacu sepanjang 7.200 m dengan lebar 45 m.

Nah, kalau Bandar Udara Gatot Subroto Lampung ini sudah jadi komersil tentu bakalan makin mudah mengunjungi berbagai tempat wisata di Way Kanan seperti air terjun Putri Malu, Curup Gangsa, dan masih banyak air terjun cantik lainnya di Way Kanan.

Nah, itulah nama-nama Bandara di Lampung yang harus anda tahu. Jika ingin terbang dari Bandara Radin Inten II Lampung, silakan cari tempat penjualan tiket pesawat di lampung terdekat atau pesan lewat utiket, traveloka, dll. Mudah-mudahan bandara baru Lampung kian aman dan teratur. Baca juga: Alamat JNE di Bandar Lampung.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *